Pemaparan Sekaligus Penajaman Manembah, Mapan Kang Mapan, Mapan kang Sejati - TEMPO NEWS

Sabtu, 20 Juli 2024

Pemaparan Sekaligus Penajaman Manembah, Mapan Kang Mapan, Mapan kang Sejati



Banjarnegara - Pemaparan sekaligus penajaman manembah oleh Majlis Bangsa Manembah selapanan(35 hari) sekali di pendopo pusat Majlis Bangsa Manembah di rt5 rw2 desa pucang kecamatan bawang kabupaten Banjarnegara,jum'at (19/7/2024)


Budi manembah sebagai Admin Majelis Bangsa Manembah yang ditemui jurnalis media mengatakan, Majelis Bangsa Manembah di hidayahkan-Nya kepada Abah Iwan pada tahun 2003 dan mulai keluar penyebarannya itu di tahun 2016, oleh Abah Iwan manembah sebagai Imam manembah.


Majelisan rutinan malam sabtu pon kemarin malam, dihadiri dari berbagai daerah, kaum manembah dari kota semarang, demak, kudus, pati, purwodadi ,sragen dan masih banyak lagi dari Kabupaten dan kota lain yang hadir,ujarnya Budi Manembah


Pada intinya disetiap majelisan rutinan malam sabtu pon yang sesuai dengan Tag line Manembah yaitu "Manembah untuk Bangsa dan Semesta", diawali dengan pemaparan manembah, yang langsung disampaikan Abah Iwan Manembah, selanjutnya adalah tanya jawab, disitu jamaah yang hadir diperbolehkan mengajukan pertanyaan bebas, baik perihal manembah ataupun perihal kehidupan sehari-hari, seperti hal ekonomi, hal keluarga, bahkan dalam hal ibadah dll, yang nantinya akan dikupas tuntas oleh Abah Iwan Manembah,

Setelah itu dilanjutkan pada acara inti yaitu Open Nurani (buka nurani) yang nantinya jamaah yang hadir dipandu langsung oleh Abah Iwan manembah, praktek langsung dibuka nuraninya sampai langsung mendengar petunjuk nurani dengan cepat dan mudah secara massal.


Lanjutnya, metode praktek langsung mendengar petunjuk nurani dalam Majelis Bangsa Manembah ini bisa untuk semua usia dan semua agama, tidak melanggar etika, hukum negara, hukum kaidah agama dan kepercayaannya masing-masing, bahkan dengan cepat - mudah dan gratis.

Setelah mendengar petunjuk nurani, selanjutnya petunjuk itu bisa dipraktekkan disemua lini, dari bangun tidur, dalam menjalankan aktifitasnya, sampai tidurnya kembali, sehingga hati bisa selalu konek (terhubung), adanya koordinasi/komunikasi setiap detik dan setiap saat.


Renda sabita noris sebagai kepala desa Purwonegoro Banjarnegara yang ditemui jurnalis media mengatakan,  kegiatan ini menurut saya sangat bermanfaat, yang pertama untuk intropeksi, yang kedua untuk menggali potensi diri, ketiga lebih mendekatkan kepada Allah SWT dengan apa yang ada karunia karunia didalam diri kita, ujar Renda 


" Yang jelas dimanembah ini kita harus jadi diri sendiri, percaya kepada diri sendiri, kita harus tahu dan menghormati kepada orang tua kita dan leluhur kita, senantiasa berserah diri kepada Allah SWT dan yang jelas kita tidak pernah sendirian "pungkasnya Renda


Sementara itu, Andre Stevanus Wijaya sebagai tabib pengobatan alternatif herbal mengatakan menurut saya secara pribadi adalah menembah membuka hati , membuka jati diri mengetahui seberapa besar jati diri saya, kemampuan saya seperti apa diri saya, jadi itu yang saya lihat dimanapun tempat  saya selalu bertanya yang pastinya tertuju kepada Allah SWT,ya allah  saya pingin ini apa yang harus saya lakukan , pingin ini apa yang saya lakukan, harus komunikasinya itu harus lengkap, harus jalan, itu yang baru bisa dikatakan sebuah manembah sejati itu kususnya, ujarnya Andre 


"Secara Hati nurani, Hati saya ditempatkan dimana, hati saya ditempatkan di Majelis ini di manembah ini" Ungkapnya Andre 


Kegiatan yang baik yang benar benar membuka hati apapun yang kita punya rasa, ungkapan hati , keburukan atau kejelekan apa segala sesuatunya kita rasakan disini dan kita ser bareng bareng disini, itulah manembah, tidak ada satupun yang artinya di lingkungan manembah ini yang menutup diri tidak mau mengetahui apapun urusanmu , atau masa bodoh amat dengan urusanmu, itu tidak seperti itu.


"Kesannya bagus baik ya Alhamdulillah  sampai saat ini saya datang dengan teman teman yang menghadiri masih saling menghargai dan menghormati "tutupnya Andre Stevanus wijaya


(Agus romadhon)


Red-Spyd

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda