TEMPO NEWS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Kamis, 15 Januari 2026

Brigjen Pol Solihin: Integritas Anggota Polri Dimulai dari Kesetiaan pada Subuh

 


SUMBAR
 | Masjid Al Nurush Sabhirin Aspol Alai Padang pagi itu terasa berbeda. Di antara barisan jamaah Subuh, Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin berdiri tidak sekadar sebagai pejabat tinggi kepolisian, tetapi sebagai figur pembina yang ingin menanamkan kesadaran mendalam tentang arti waktu, tanggung jawab, dan kehormatan institusi Polri. Di hadapannya, 52 personel Bintara Remaja Angkatan 52 menyimak dengan khidmat.

Dalam suasana hening selepas salat Subuh berjamaah, Brigjen Pol Solihin menyampaikan pesan yang jauh melampaui rutinitas apel atau arahan kedinasan. Ia berbicara tentang waktu yang berjalan tanpa kompromi, tentang hidup yang singkat, dan tentang bagaimana seorang anggota Polri harus menyiapkan dirinya sejak dini agar tidak tergelincir oleh godaan dunia.

“Waktu itu cepat sekali. Tahu-tahu kita sudah pensiun, atau bahkan ajal lebih dulu menjemput. Karena itu, manfaatkan setiap detik dengan kesadaran penuh akan kewajiban kita kepada Allah dan kepada institusi,” ujar Wakapolda dengan nada tenang namun tegas.

Bagi Brigjen Pol Solihin, Subuh bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan fondasi karakter. Ia menekankan bahwa kesetiaan terhadap salat Subuh adalah cerminan kedisiplinan batin seorang anggota Polri. Dari sanalah integritas dibangun, kejujuran dipupuk, dan kekuatan moral dibentuk.

Ia secara khusus mengingatkan para Bintara Remaja yang sebentar lagi akan terjun ke lapangan tugas. Menurutnya, fase awal pengabdian adalah masa paling rawan sekaligus paling menentukan. Kesalahan kecil yang dibiarkan, kata dia, bisa berkembang menjadi pelanggaran besar yang mencoreng nama institusi.

Di era digital saat ini, Wakapolda Sumbar juga menyoroti perubahan lanskap pengawasan publik. Setiap gerak-gerik anggota Polri, disadari atau tidak, berada dalam pantauan masyarakat. Kamera ponsel, media sosial, dan arus informasi membuat ruang privasi semakin sempit.

“Sekali saja berbuat tidak baik, nama Polri yang dipertaruhkan. Malu kita. Jangan pernah tergoda jalan instan. Jangan narkoba, jangan miras, jangan hedonisme. Jaga marwah kepolisian dan jangan rusak kepercayaan yang dibangun pimpinan dan senior kita,” tegasnya.

Arahan tersebut tidak disampaikan dengan nada menggurui, melainkan sebagai pesan seorang senior kepada generasi penerus. Brigjen Pol Solihin ingin memastikan bahwa Bintara Remaja tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kokoh secara mental dan spiritual.

Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah merupakan bagian dari pembinaan karakter berkelanjutan di lingkungan Polda Sumbar. Menurutnya, nilai Tribrata dan Catur Prasetya harus hidup dalam perilaku, bukan hanya hafalan.

“Pesan Bapak Wakapolda sangat jelas. Integritas adalah harga mati. Kami ingin adik-adik Bintara Remaja tumbuh menjadi anggota Polri yang rendah hati, profesional, dan benar-benar hadir sebagai pelindung masyarakat,” ujar Kombes Pol Susmelawati.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh personel untuk kembali pada jati diri Polri sebagai institusi yang dipercaya rakyat. Masjid, menurutnya, bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang pembentukan nurani.

Menutup arahannya, Wakapolda Sumbar kembali menegaskan agar masjid dimakmurkan dan tugas kepolisian dijalani sebagai ladang ibadah. Ia berharap setiap personel mampu menahan diri dari gaya hidup berlebihan yang kerap menjadi pintu masuk pelanggaran hukum.

Di Masjid Al Nurush Sabhirin pagi itu, pesan Brigjen Pol Solihin meninggalkan jejak sunyi namun dalam. Sebuah pengingat bahwa masa depan Polri tidak hanya ditentukan oleh strategi dan teknologi, tetapi oleh kesetiaan anggotanya pada nilai, iman, dan integritas sejak waktu Subuh.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

TIM RMO

Rabu, 14 Januari 2026

Di Padang, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Tunjukkan Supremasi Hukum Tanpa Pandang Bulu

 

PADANG  // menjadi saksi bagaimana ketegasan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta kembali diuji dalam sebuah perkara yang menyita perhatian publik, ketika seorang oknum Bhayangkari harus berhadapan dengan hukum atas dugaan penipuan bermodus jual beli sembako murah yang menelan kerugian ratusan juta rupiah dari para korbannya yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga.(14-01-2026)

Di bawah kepemimpinan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, prinsip penegakan hukum tanpa pandang bulu benar benar diterapkan. Status sosial dan kedekatan institusional yang selama ini kerap dijadikan tameng oleh pelaku tidak menjadi penghalang bagi aparat untuk bertindak tegas, profesional, dan transparan.

Para korban yang sebelumnya diliputi rasa takut dan putus asa akhirnya memberanikan diri mendatangi kantor media di Kota Padang untuk menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas keberanian Kapolda Sumbar yang memerintahkan jajarannya mengusut tuntas kasus yang sempat membuat mereka merasa seolah tidak memiliki tempat mengadu.

Kasus ini berawal dari pergaulan sehari hari di lingkungan taman kanak kanak di kawasan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. Kedekatan yang terjalin antarorang tua murid dimanfaatkan pelaku, Miki Fatmalasari, untuk membangun kepercayaan. Dengan mengaku sebagai distributor sembako murah dan menguatkan citra dirinya sebagai istri anggota Polri serta bagian dari Bhayangkari, pelaku berhasil membuat para korban yakin dan menaruh uang dalam jumlah besar.

Melalui berbagai unggahan di media sosial, terutama WhatsApp, pelaku menawarkan paket minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran. Skema pembayaran di muka dan janji pengiriman dalam waktu singkat membuat para korban tergiur, hingga tanpa disadari kerugian terus bertambah.

Waktu berlalu, barang yang dijanjikan tidak pernah datang. Komunikasi mulai terputus, nomor telepon tidak lagi aktif, dan pelaku menghilang. Di titik inilah para korban akhirnya melapor ke Polda Sumatera Barat, berharap keadilan dapat ditegakkan meskipun pelaku membawa embel embel sebagai bagian dari keluarga besar Polri.

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta merespons laporan tersebut dengan cepat. Ia menginstruksikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Tedy Fanani untuk menurunkan tim terbaik, melakukan penyelidikan mendalam, dan menuntaskan perkara tanpa kompromi.

Di bawah komando Kombes Pol Tedy Fanani, didukung Kasubdit I Kompol Dr Burahim Boer dan Kanit I Iptu Edi JP, rangkaian penyelidikan dilakukan secara intensif. Bukti bukti dikumpulkan, alur transaksi ditelusuri, hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Penangkapan ini menjadi titik balik bagi para korban. Raut haru dan lega terpancar ketika mereka mengetahui bahwa hukum benar benar berpihak kepada kebenaran. Mereka menilai langkah Kapolda Sumbar dan Ditreskrimum sebagai bukti nyata bahwa institusi Polri tidak melindungi pelaku kejahatan, sekalipun berasal dari lingkungan internal.

Kini, oknum Bhayangkari tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Para korban berharap proses peradilan berjalan tegas, adil, dan transparan sebagai wujud komitmen Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dalam menjaga marwah hukum dan kepercayaan publik. Mereka pun mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor, karena di Sumatera Barat, di bawah kepemimpinan Kapolda Sumbar, tidak ada satu pun yang kebal hukum.tutunya.(Hendri).

Minggu, 11 Januari 2026

Kepedulian Brimob Sumbar di Bawah Arahan Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik Hadirkan Air Bersih untuk Warga Palembayan Agam

 

PALEMBAYAN AGAM SUMBAR Ketika sebagian warga Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan harus berjuang mendapatkan air layak konsumsi kehadiran Satbrimob Polda Sumatera Barat menjadi jawaban nyata atas kebutuhan paling mendasar tersebut

Keterbatasan sumber air bersih yang aman diminum membuat aktivitas harian warga terganggu mulai dari memasak hingga memenuhi kebutuhan keluarga Di tengah kondisi itu Brimob Sumbar tidak tinggal diam dan langsung menurunkan satuan dengan membawa kendaraan khusus pengolahan air ke lokasi pemukiman

Satu unit Ransus Water Treatment milik Satbrimob Polda Sumbar dioperasikan langsung di lapangan Air baku yang sebelumnya tidak layak konsumsi diproses melalui tahapan filtrasi dan sterilisasi hingga menjadi air bersih yang aman diminum oleh masyarakat

Seluruh kegiatan ini berlangsung di bawah arahan langsung Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik yang menekankan agar setiap personel hadir dengan sikap sederhana bekerja efektif dan memastikan bantuan benar benar dirasakan oleh warga

Bagi Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik tugas Brimob tidak hanya berkaitan dengan operasi keamanan tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan terutama ketika masyarakat mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih

Setelah melalui proses pengolahan yang higienis air layak konsumsi tersebut kemudian dikemas dalam galon dan dibagikan langsung kepada warga Sebanyak dua puluh lima galon disalurkan kepada masyarakat di sekitar lokasi sebagai tahap awal bantuan

Warga tampak datang dengan tertib membawa wadah masing masing Mereka menyambut kehadiran Brimob dengan rasa syukur karena bantuan air bersih ini sangat membantu terutama untuk kebutuhan minum dan memasak sehari hari

Personel Brimob berbaur langsung dengan masyarakat tanpa jarak menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan Proses pengolahan hingga pembagian air berjalan lancar dengan pengawasan ketat agar kualitas dan kebersihan tetap terjaga

Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik kembali menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral untuk selalu siap membantu dalam kondisi apa pun

Aksi kemanusiaan ini memperlihatkan wajah Brimob Sumbar sebagai satuan yang tidak hanya tangguh dalam tugas tugas khusus tetapi juga peka terhadap persoalan sosial Air bersih yang mengalir di Palembayan hari itu menjadi simbol kehadiran negara melalui Brimob Sumbar yang bekerja dalam senyap namun memberi manfaat besar bagi masyarakat.Tutupnya(Hendri).

Rabu, 07 Januari 2026

AKBP Agung Tribawanto Tegaskan Integritas Anggaran dalam Sosialisasi DIPA 2026 Polres Pasaman Barat

 

PASAMAN BARAT  // menjadi saksi bagaimana kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto SIK kembali ditunjukkan secara nyata dalam agenda Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dan Rencana Distribusi Anggaran Tahun Anggaran 2026 yang dirangkai dengan penandatanganan Pakta Integritas. Kegiatan yang digelar di Aula Tatag Trawang Tungga itu bukan sekadar rutinitas tahunan tetapi menjadi penanda arah tegas organisasi dalam mengelola anggaran secara bertanggung jawab.(8-01-2026).

AKBP Agung Tribawanto memimpin langsung kegiatan tersebut dengan gaya kepemimpinan yang tegas komunikatif dan penuh keteladanan. Sejak awal kegiatan Kapolres menekankan bahwa anggaran negara yang dipercayakan kepada Polri bukanlah angka administratif semata melainkan amanah besar yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dan nama baik institusi.

Di hadapan pejabat utama dan seluruh personel Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari capaian kinerja operasional tetapi juga dari sejauh mana integritas dijaga dalam proses perencanaan hingga penggunaan anggaran. Menurutnya tata kelola anggaran yang bersih adalah fondasi utama bagi pelayanan publik yang berkualitas.

Sosialisasi DIPA dan Rendisgar Tahun Anggaran 2026 ini diarahkan untuk menyatukan persepsi seluruh satuan kerja agar memahami secara utuh alokasi anggaran prioritas program serta batasan aturan yang harus dipatuhi. Kapolres mengingatkan bahwa kesalahan kecil dalam perencanaan dapat berdampak besar terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.

AKBP Agung Tribawanto menekankan pentingnya perencanaan yang realistis dan berorientasi kebutuhan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa setiap rupiah anggaran harus memberi dampak langsung terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat peningkatan pelayanan serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Dalam arahannya Kapolres juga menyinggung tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks seiring dinamika sosial dan perkembangan teknologi. Kondisi tersebut menurutnya menuntut pengelolaan anggaran yang adaptif namun tetap disiplin dan patuh pada ketentuan perundang undangan yang berlaku.

Momentum penting dalam kegiatan ini terlihat pada penandatanganan Pakta Integritas oleh para pejabat terkait. Prosesi tersebut menjadi simbol komitmen bersama jajaran Polres Pasaman Barat untuk menolak segala bentuk penyimpangan korupsi kolusi dan nepotisme dalam pengelolaan anggaran maupun pelaksanaan tugas.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar formalitas administratif. Ia menyebut dokumen tersebut sebagai janji moral yang harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari hari di setiap lini kerja tanpa kompromi dan tanpa pengecualian.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keseriusan. Para peserta mengikuti setiap paparan dengan perhatian penuh mencerminkan kesiapan jajaran Polres Pasaman Barat dalam mendukung kebijakan pimpinan serta menjaga marwah institusi Polri di mata publik.

Dalam penutup arahannya AKBP Agung Tribawanto mengajak seluruh personel untuk saling mengingatkan dan memperkuat pengawasan internal. Ia menegaskan tidak akan mentolerir penyimpangan sekecil apa pun dan berharap melalui sosialisasi ini Polres Pasaman Barat semakin mantap melangkah menuju tata kelola anggaran yang bersih transparan dan bertanggung jawab demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.Tutup.(Hendri).

Minggu, 04 Januari 2026

Bantuan Mengalir, Harapan Tumbuh Bersama AKBP Agung Tribawanto di Pasaman Barat

 


PASAMAN BARAT
.  // Air bah yang meluap dan merendam permukiman warga di Nagari Katiagan Kecamatan Kinali meninggalkan jejak duka yang dalam. Rumah warga terendam, aktivitas harian terhenti, dan denyut ekonomi masyarakat melemah. Di tengah kondisi itu, kehadiran negara kembali dirasakan melalui langkah nyata Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto yang turun langsung memastikan warga tidak berjalan sendiri menghadapi masa sulit.

Bagi AKBP Agung Tribawanto, bencana bukan sekadar peristiwa alam yang datang dan pergi, tetapi ujian kemanusiaan yang menuntut kehadiran empati dan tindakan nyata. Atas dasar itu, jajaran Polres Pasaman Barat bergerak menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab moral institusi Polri kepada masyarakat.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, telur, serta air mineral. Paket sembako tersebut difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak langsung banjir, terutama mereka yang rumah dan sumber penghidupannya terganggu akibat luapan air.

Di bawah arahan AKBP Agung Tribawanto, proses penyaluran bantuan dilakukan secara sederhana namun penuh makna. Bantuan tidak diperlakukan semata sebagai distribusi logistik, tetapi sebagai simbol kehadiran negara dan bukti bahwa Polri berdiri bersama masyarakat dalam situasi paling sulit sekalipun.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum dan menjaga keamanan. Dalam kondisi darurat dan kemanusiaan, Polri memiliki tanggung jawab untuk hadir, mendengar keluhan warga, serta meringankan beban yang dirasakan masyarakat terdampak bencana.

Banjir yang melanda Pasaman Barat pada akhir November lalu memang menyisakan dampak luas. Sejumlah rumah warga rusak, lahan pertanian dan perkebunan terendam, serta aktivitas ekonomi warga lumpuh sementara. Kondisi inilah yang mendorong AKBP Agung Tribawanto menggerakkan solidaritas sosial dan kepedulian kolektif di internal Polres Pasaman Barat.

Sejak awal bencana, jajaran Polres Pasaman Barat telah terlibat aktif dalam berbagai tahapan penanganan, mulai dari evakuasi warga, pencarian korban, hingga pengamanan wilayah terdampak. Penyaluran bantuan sembako menjadi kelanjutan dari rangkaian panjang aksi kemanusiaan yang dijalankan secara konsisten.

Pesan kemanusiaan terus ditekankan AKBP Agung Tribawanto kepada seluruh personelnya, bahwa penderitaan warga adalah tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat berada dalam kesulitan, Polri harus hadir di garis depan, bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri.

Kehadiran bantuan dari Polres Pasaman Barat disambut hangat oleh pemerintah nagari dan masyarakat Katiagan. Bantuan yang diterima akan disalurkan secara merata kepada warga yang benar-benar membutuhkan, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan kebersamaan.

Bagi masyarakat setempat, bantuan tersebut bukan hanya tentang isi paket sembako, melainkan tentang rasa diperhatikan dan tidak ditinggalkan. Di tengah keterbatasan pascabencana, sentuhan kemanusiaan dari aparat negara menjadi penguat moral dan sumber harapan baru.

Menyadari Pasaman Barat merupakan wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi, AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa kesiapsiagaan, kepedulian sosial, dan pendekatan humanis akan terus menjadi bagian dari komitmen Polres Pasaman Barat dalam melayani masyarakat.

Pemulihan pascabencana memang membutuhkan waktu dan proses panjang. Namun dengan kolaborasi semua pihak serta kehadiran Polri yang humanis dan responsif, AKBP Agung Tribawanto optimistis masyarakat Pasaman Barat dapat bangkit kembali secara perlahan dan bermartabat.

Langkah ini sekaligus menegaskan wajah Polri yang sesungguhnya. Hadir untuk rakyat, bekerja bersama rakyat, dan berdiri di sisi rakyat dalam setiap keadaan, terutama ketika duka dan bencana datang menguji.tutunya.(Hendri).

AKBP Agung Tribawanto Merawat Keamanan Pasaman Barat dengan Keteladanan dan Pelayanan

  


PASAMAN BARAT  // Menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah yang terus berkembang seperti Pasaman Barat bukanlah tugas sederhana. Di tengah dinamika sosial mobilitas warga serta meningkatnya aktivitas menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kehadiran negara diuji melalui kinerja aparat kepolisian. Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto SIK Polres Pasaman Barat tampil dengan pola pengamanan yang terukur tenang dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Momentum akhir tahun selalu menjadi fase krusial bagi keamanan daerah. Arus lalu lintas meningkat pusat keramaian bertambah dan aktivitas keagamaan serta wisata berlangsung serentak. Kondisi ini menuntut kesiapan penuh seluruh jajaran Polres Pasaman Barat untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa rasa khawatir.

Melalui pelaksanaan Operasi Lilin Singgalang 2025 AKBP Agung Tribawanto mengarahkan pengamanan secara sistematis dan menyeluruh. Sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan disiagakan di titik strategis mulai dari jalur utama lokasi ibadah hingga kawasan wisata. Keberadaan pos ini tidak hanya sebagai simbol pengamanan tetapi menjadi pusat pelayanan langsung bagi masyarakat.

Dalam setiap arahannya AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa keamanan tidak dibangun semata dengan kekuatan tetapi dengan pendekatan yang humanis. Personel diminta hadir sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Sikap ramah kesigapan dalam membantu serta kemampuan memberikan solusi menjadi bagian dari standar pelayanan yang ditekankan dalam operasi pengamanan ini.

Kesiapsiagaan personel menjadi perhatian utama. Setiap satuan fungsi menjalankan perannya secara jelas dan terkoordinasi. Pengaturan lalu lintas patroli wilayah hingga pelayanan terpadu dilakukan secara berlapis untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini. Pola kerja ini mencerminkan manajemen pengamanan yang matang dan adaptif.

AKBP Agung Tribawanto juga memperkuat sinergi lintas sektor. Koordinasi dengan TNI pemerintah daerah tenaga kesehatan serta instansi terkait lainnya menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pengamanan terpadu. Kolaborasi ini memastikan bahwa penanganan keamanan keselamatan dan pelayanan masyarakat berjalan selaras di lapangan.

Pendekatan preventif menjadi strategi utama yang terus dikedepankan. Patroli rutin pemantauan intensif serta pengawasan di titik rawan dilakukan secara konsisten. Dengan langkah pencegahan yang kuat potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan sehingga masyarakat merasakan langsung dampak kehadiran polisi di tengah aktivitas mereka.

Disiplin dan integritas personel juga menjadi penekanan khusus Kapolres Pasaman Barat. AKBP Agung Tribawanto mengingatkan bahwa sikap perilaku dan etika anggota Polri di lapangan adalah cermin institusi. Penampilan yang rapi tutur kata yang santun serta pelayanan tanpa diskriminasi menjadi kunci membangun kepercayaan publik.

Pelayanan di pos pengamanan tidak hanya berkaitan dengan keamanan tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan. Personel siap membantu masyarakat yang membutuhkan informasi pertolongan darurat hingga pendampingan dalam situasi tertentu. Kehadiran polisi dirasakan sebagai mitra masyarakat bukan sekadar aparat penegak hukum.

Dengan sistem komando yang berjalan efektif setiap perkembangan situasi dilaporkan dan dianalisis secara berjenjang. AKBP Agung Tribawanto memastikan setiap kebijakan pengamanan bersifat dinamis dan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Pola ini menjaga seluruh jajaran tetap sigap dan responsif terhadap perubahan situasi.

Hingga memasuki pergantian tahun 2026 situasi kamtibmas di wilayah Pasaman Barat terpantau aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berlangsung tertib perayaan berjalan lancar dan tidak terjadi gangguan keamanan menonjol. Kondisi ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang tenang dan konsisten mampu menghadirkan rasa aman yang nyata.

Di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto Polres Pasaman Barat terus meneguhkan komitmen Polisi untuk Masyarakat. Keamanan tidak hanya dipahami sebagai target institusi tetapi sebagai tanggung jawab moral dalam menjaga ketenteraman sosial. Ke depan penguatan pelayanan profesionalisme dan pendekatan humanis akan terus menjadi arah utama demi Pasaman Barat yang aman damai dan berkeadilan.tutupnya(Hendri).

Kamis, 01 Januari 2026

Mengawali 2026, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq Serukan Budaya Tertib Berlalu Lintas

 


PADANG | Pergantian tahun selalu menghadirkan dua wajah: euforia perayaan dan ruang refleksi. Saat angka 2025 resmi berganti menjadi 2026, bukan hanya kalender yang berubah, tetapi juga harapan serta tekad untuk melangkah lebih baik. Momentum inilah yang dimaknai Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat sebagai awal memperkuat komitmen menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.

Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 yang disampaikan keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar menjadi lebih dari sekadar pesan seremonial. Ia adalah simbol pengabdian yang terus berlanjut di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, sekaligus pengingat bahwa jalan raya adalah ruang publik yang menuntut kesadaran dan disiplin bersama.

Visual ucapan tahun baru tersebut tampil dengan sentuhan kearifan lokal Minangkabau. Jam Gadang dan Rumah Gadang yang menjadi latar tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga merepresentasikan nilai adat yang menjunjung keteraturan, kehati-hatian, dan keselamatan—nilai yang sejalan dengan semangat lalu lintas berkeselamatan.

Di bagian utama visual, tampak Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. mengenakan seragam resmi Polri dengan sikap tangan terkatup. Gestur tersebut memuat makna doa, penghormatan, dan ketulusan pengabdian kepada masyarakat Sumatera Barat.

Sepanjang 2025, dinamika lalu lintas di Sumatera Barat dihadapkan pada berbagai tantangan. Pertumbuhan kendaraan, lonjakan arus pada momen tertentu, hingga kondisi geografis daerah menjadi ujian nyata. Namun di tengah kompleksitas itu, aparat lalu lintas tetap hadir di lapangan, memastikan keselamatan menjadi prioritas utama.

Pengamanan arus mudik dan balik, operasi keselamatan, hingga pelayanan saat Natal dan Tahun Baru menjadi potret kerja tanpa jeda. Tidak jarang, petugas harus bertugas di saat sebagian besar masyarakat merayakan momen bersama keluarga, demi memastikan orang lain dapat sampai dengan selamat.

Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 ini sekaligus menjadi refleksi bahwa keselamatan berlalu lintas bukan semata soal penindakan. Lebih dari itu, ia adalah upaya membangun kesadaran kolektif—bahwa satu pelanggaran kecil di jalan raya bisa berujung pada risiko besar.

Memasuki 2026, Ditlantas Polda Sumbar meneguhkan arah pelayanan yang presisi dan humanis. Penegakan hukum tetap dijalankan secara profesional dan berkeadilan, namun diimbangi dengan pendekatan edukatif yang menyentuh kesadaran pengguna jalan.

Inovasi pelayanan menjadi bagian tak terpisahkan dari langkah ke depan. Pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan sinergi lintas sektor terus dilakukan untuk menciptakan sistem lalu lintas yang aman dan tertib.

Di balik rompi reflektif dan peluit yang terdengar di persimpangan, tersimpan dedikasi yang sering luput dari sorotan. Setiap isyarat tangan, setiap patroli malam, dan setiap imbauan keselamatan adalah ikhtiar menyelamatkan nyawa manusia.

Tahun baru menjadi momentum memperbarui semangat pengabdian tersebut. Bagi Ditlantas Polda Sumbar, 2026 adalah babak baru untuk memperkuat kehadiran negara dalam melindungi masyarakat di jalan raya.

Pesan yang disampaikan pun tegas dan jelas: keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Aparat tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Dengan semangat Tahun Baru 2026, Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya. Jalan raya yang aman adalah cermin kedewasaan dan kualitas peradaban suatu daerah.

Di awal tahun ini, harapan kembali dipanjatkan. Semoga 2026 menjadi tahun yang lebih aman, lebih tertib, dan lebih manusiawi di setiap perjalanan. Selamat Tahun Baru 2026.

Catatan Redaksi:

Berita ini disusun berdasarkan rilis visual resmi ucapan Tahun Baru 2026 Ditlantas Polda Sumatera Barat sebagai bentuk refleksi dan pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Redaksi mendukung upaya kepolisian dalam membangun budaya tertib dan keselamatan di jalan raya.


TIM

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi